Beranda . Prolog . Blog . Sketsa . Kaca . Inspirasi . Dheestudio


17-06-2007 | 09:06:02

WinAmp polsek ilang !



Kayaknya komputer sudah jadi barang komsumsi umum ya. Aku rasa siapapun sudah tidak akan terlalu "waah" mendengar kata komputer. Hanya saja kadangkala ada sisi "hehehe" dalam masyarakat kita yang menghiasi perkembangan perangkat IT ini.

Ini sebenernya cerita beberapa taon yang lalu. Waktu itu adik sepupuku yang dah jadi polisi keren maen ke rumah. Sekedar untuk mengobati kangen plus ngobrol2 masalah komputer yang bagi dirinya merupakan peralatan yang menarik. Dia cerita kalo kantornya (polsek) baru aja beli komputer baru, bagus lagi, pentiumnya aja ada 4, katanya. Kayaknya memang lebih hebat daripada kompi jangkrikku yang kadang jadi sarang cicak, sehingga pentiumnya tinggal 2.

Karena kompi baru ini, dia dan temen2 sekantor semakin rajin ke kantor karena pada gemar belajar tentang IT, khususnya komputer. ASik bgt katanya. Dengan sebuah benda itu mereka bisa ngetik sambil muter musik atau filem. Dan jangan tanya, hardisk berkapasitas 40GB itu sudah hampir penuh dengan musik2 terutama dangdut, musik kegemaran bapak2 pelindung masyarakat itu. Apalagi didukung dengan sound system yang bermerk.. wuihh.

"Makanya aku baru aja beli sidi neh mas, ajarin ya cara ngopi isinya ke komputer ya, biar bisa ngramein kantor", kata sepupuku. Ternyata sepulang dari rumah nanti, adik sepupuku itu punya target sudah mahir ngopi data lagu dari CD ke hardisk dan bagaimana menginstal winAmp ke kompi kantor. Dan kayaknya siang itu dia bahagia sejahtera karena targetnya tercapai, dia sudah bisa menyalin lagu2 ke komputer.. gampang ya.

Agak sore sih dia pulang dari rumah, dan tak lupa minta nomor telepon rumah biar bisa segera nanya aku kalo ada masalah katanya. Waktu itu aku lom bisa beli hape (he3), telepon rumah juga lom punya, jadi dng terpaksa aku beri nomor tetangga, yang memang sering jadi "telepon umum" di RT sini.

Semenjak kejadian itu dia sering nanya ini itu tentang kompi lewat telepon umum, kadangkala aku sampe ga enak ma yg punya rumah. Mungkin mereka pikir ada konsultan ko ga modal, hehe...

Hingga pada suatu saat...
"Mas... mas yudhi dicari polisi !", teriak anak tetangga telepon umum.

Deeg !!! Ada apa ya, pikirku sambil berlari, bersiap menerima telepon. Apa masalah sandal pak Dosen kemaren ya (hehe.. ini bercanda, aku ga berpikir gitu kok).

"Haloo..",kataku
"Ya, halo selamat siang, saya dari polsek ******* , anda mas Yudhi??", kata makhluk di dalam telepon.
"iya, saya pak, maaf ada apa ya?", kata-kataku aku susun sesopan mungkin biar ga ditilang.
"Ooh, saya **** mas, teman sepupu anda, pak Widodo. Gini mas, Winamp di kantor kok bisa ilang ya ??"

GUBRAAK!!!!

Dan selama 15 menit kedepannya aku memandu memasang winamp bajakan ke kompi polsek via telepon tetangga.

Untung aja aku ga jawab "Haaah, ilang pak? kapan ilangnya? Segera laporin polisi aja!!!"
He3.. aku ga sejahat itu.



Kembali ke halaman indeks Blog


TAMBAH KOMENTAR :

Nama

Email

Komentar





Google
 


Kadangkala kita lupa, kita diciptakan berbeda agar bisa saling berbagi dan melengkapi.
--- Dhee

Kirim Inspirasimu !



Beranda . Prolog . Blog . Sketsa . Kaca . Inspirasi . Dheestudio

Please, do not distribute all of blog's contents with out my permission
© 2005 - 2009 Dhees.com