27-05-2006 | 16:00:00 Gempa !!!
Pagi tadi masih sekitar pukul 05.45, ketika dering khas hpku melengking...
Ternyata temnku yang cuma mau bilang...
"Eh, bisa gak ngedit webku..., ntar masuk kerja kan? ya udah nanti aja"
Lalu sedikit bla bla bla, telpon di tutup. Sudahlah, persiapan mandi neh, pikirku... tiba2... Brrr... grubak.. (entah gimana mestinya suara yang pas) yang pasti lantai t4ku berdiri saat itu bergoyang dombret.
Bpk+Ibu dah teriak-teriak di halaman luar, tapi 2 adikku masih tidur nyaman dikamar. "Keluaarr... ada Gempaaa !"
Seketika panik, dan aku cuman bisa lari tak stabil menuju keluar rumah. Tabrak sana-tabrak sini, di susul adik2ku yang masih kusut.
Ternya di luar dah banyak tetangga yang keluar dari rumah masing2 dengan wajah panik, kusut plus bingung.. maklum sebagian besar masih pada bangun tidur. Tapi sukurlah semua pada ga apa-apa.
"Jadi meletus neh si Merapi..." ya itu kesepakatan kami selanjutnya, yang dengan kompaknya memandang langit utara untuk memastikan...
Pagi itu Merapi memang keliatan marah banget dengan kepulan asap yang mengelilinginya.
Dan kami memang tak pernah menyangka jika suara gemuruh yang menandai gempa barusan itu bukan bersumber dari merapi, seperti selama ini yang semakin hari kita waspadai.

"ADA GEMPA DI SINI RUMAH PADA ROBOH, GIMANA DI SANA" Hanya itu deretan sms dari pamanku yang tinggal di bantul selatan.... Hah kok bisa pikir kami.
Ternyata memang jogja bagian selatan, t4 tinggal sebagian besar keluargaku lebih hancur dari yang pernah aku bayangkan... Rumah pada roboh, hancur hampir rata dengan tanah.
Aku memang tak pernah membayangkan hal seperti ini bakal menimpa Jogja. Korban Harta-Raga-Jiwa tak terbendung sudah.
Aku tak pernah mengira, apakah telah sejauh ini pudarnya keserasian kita dengan sang alam semesta ? |